BPS Malut: Ternate Mengalami Inflasi Sebesar 1,00 Persen Pada Febuari 2020

Ternate, – Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara (Malut) mencatat, pada Februari 2020, Kota Ternate mengalami inflasi sebesar 1,00 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,23 dari 90 kota IHK.

“Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Maluku Utara dan BPS Kota Ternate, pada Februari 2020 terjadi inflasi di Kota Ternate sebesar 1,00 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,19 pada Januari 2020 menjadi 105,23 pada Februari 2020. Tingkat inflasi tahun kalender Februari 2020 sebesar 1,34 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Februari 2020 terhadap Februari 2019) sebesar 2,67 persen,” kata Kepala BPS Malut, Atas Perlindungan Lubis di Ternate, Senin.

Dia menyatakan, inflasi tertinggi terjadi di Kota Sintang sebesar 1,21 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Parepare sebesar 0,02 persen.

Sedangkan, untuk deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,20 persen dan
Deflasi terendah terjadi di Kota Padangsidimpuan sebesar 0,01 persen.

Menurut Atas, untuk tingkat inflasi tahun kalender Februari 2020 (Februari 2020 terhadap Desember 2019) sebesar 1,34 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Februari 2020 terhadap Februari 2019) sebesar 2,67 persen.

Selain itu, pada Februari 2020, Kota Ternate mengalami inflasi pada enam kelompok pengeluaran, deflasi pada dua kelompok pengeluaran dan tiga kelompok pengeluaran stagnan.
Kelompok yang mengalami inflasi yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,79 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,44 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar lainnya sebesar 0,01 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,02 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,40 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,73 persen.

Sedangkan, untuk kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok transportasi sebesar 0,19 persen dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,75 persen. Sementara, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan; kelompok pendidikan serta kelompok
penyediaan makanan dan minuman/restoran stagnan.

Dia menyebut, perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari 2020 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Pada Februari 2020, Kota Ternate mengalami inflasi pada enam kelompok pengeluaran, deflasi pada dua kelompok pengeluaran dan tiga kelompok stagnan. (Ant)